FJPI Kalsel Dorong Peran Jurnalis Perempuan Berintegritas

  • 31 Agt 2026 10:47 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • FJPI Kalsel dan Bank Kalsel menggelar diskusi reflektif tentang peran perempuan dan media.
  • Jurnalis perempuan didorong menyajikan informasi yang akurat, terverifikasi, berimbang, dan berkeadilan.
  • Media diingatkan agar tidak memperkuat stigma, diskriminasi, dan ketimpangan dalam pemberitaan.
  • Perempuan didorong menguasai teknologi digital, media sosial, dan AI dengan tetap menjaga etika serta integritas jurnalistik.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kalimantan Selatan menggandeng Bank Kalsel menggelar Silaturahmi dan Diskusi Reflektif bertema “Perempuan dan Media: Merawat Kedaulatan Informasi, Menebar Keadilan” di Wakaka Stage, Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bagi jurnalis perempuan untuk memperkuat peran media dalam menghadirkan informasi yang akurat, kritis, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.

Ketua FJPI Kalsel Hj. Sunarti mengatakan, tantangan jurnalisme di tengah derasnya arus informasi digital kini bukan lagi sekadar persoalan siapa yang paling cepat menyampaikan berita. Menurutnya, tantangan terbesar adalah memastikan informasi yang disampaikan benar, terverifikasi, dan dapat dipercaya masyarakat.

Selain akurasi, Sunarti menekankan pentingnya perspektif keadilan dalam setiap pemberitaan media. Menurutnya, media memiliki kekuatan besar dalam menentukan suara yang memperoleh ruang serta isu yang akhirnya menjadi perhatian publik.

Ia menjelaskan, keberimbangan tidak cukup hanya dengan menghadirkan dua pihak dalam sebuah berita. Jurnalis juga harus memastikan pemberitaan tidak memperkuat stigma, diskriminasi, maupun ketimpangan, termasuk terhadap perempuan, sehingga setiap kritik tetap berpijak pada fakta dan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pusat Studi Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan LPPM ULM, Dr. Hj. Hastin Umi Anisah, SE, MM, CT.NNLP, CHt, mendorong perempuan untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi menghadapi perubahan zaman. Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital, media sosial, dan kecerdasan buatan (AI) tanpa meninggalkan etika serta integritas jurnalistik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....