Polda Kalsel Uji Metode Baru Gunakan Tepung dan Cairan Padamkan Karhutla

  • 31 Agt 2026 09:49 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Polda Kalimantan Selatan melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut Guntung Damar, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru pada Kamis, 27 Agustus 2026.
  • Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan memimpin langsung operasi pemantauan dan pemadaman bersama Wakapolda dan sejumlah pejabat utama Polda Kalsel.
  • Polda Kalsel menguji berbagai metode dan bahan untuk menemukan solusi paling efektif dalam memadamkan api di lahan gambut, termasuk tepung dari Mabes Polri dan cairan khusus dari GAPKI.
Video

RRI.CO.ID, Banjarbaru – Polda Kalimantan Selatan terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan gambut yang masih menyimpan potensi bara di bawah permukaan tanah. Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan bersama Wakapolda dan sejumlah pejabat utama Polda Kalsel turun langsung memantau sekaligus melakukan pemadaman di kawasan Guntung Damar, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kamis, 27 Agustus 2026.

Dalam penanganan tersebut, Polda Kalsel menguji sejumlah metode untuk mengetahui bahan yang paling efektif dalam memadamkan api di lahan gambut. Salah satu bahan yang diuji berupa tepung yang didistribusikan dari Mabes Polri, serta cairan khusus yang diperkenalkan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

Kapolda mengatakan, uji coba awal menunjukkan sejumlah titik api dapat dipadamkan setelah disiram menggunakan cairan khusus maupun air yang telah dicampur dengan tepung. Metode tersebut juga menunjukkan hasil pada sejumlah titik gambut yang masih terbakar di bawah permukaan tanah, namun pengujian akan terus dilanjutkan sebelum hasilnya dilaporkan kepada Mabes Polri.

Selain menguji metode pemadaman, Polda Kalsel menyiapkan kolam bioflok sebagai sumber air tambahan di sekitar lokasi rawan karhutla. Satu kolam berkapasitas 12 ribu liter disiapkan di kawasan Guntung Damar, sedangkan enam kolam bioflok sebelumnya telah dipasang di kawasan Pengayuan untuk mempercepat akses pasokan air bagi personel di lapangan.

Kapolda menjelaskan, kolam tersebut ditempatkan sedekat mungkin dengan titik api sembari menunggu kanal-kanal di kawasan Guntung Damar dapat dialiri air. Polda Kalsel memastikan pengujian berbagai inovasi akan terus dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah karhutla kembali muncul, terutama di kawasan gambut yang memiliki karakteristik api dapat bertahan di bawah permukaan tanah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....