Aliansi BEM Gelar Aksi di DPRD Kalsel, Desak Evaluasi Penanganan Karhutla

  • 29 Agt 2026 08:37 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Ratusan mahasiswa Aliansi BEM se-Kalsel dan masyarakat menggelar aksi di DPRD Kalsel untuk menyampaikan sejumlah tuntutan.
  • Massa mendesak evaluasi menyeluruh terhadap penanganan karhutla dan kabut asap di Kalsel.
  • Mahasiswa menyatakan siap membantu penanganan karhutla sekaligus mendorong regulasi pencegahan jangka panjang.
  • Selain karhutla, massa menyoroti krisis kelistrikan, distribusi BBM, dan pengesahan UU Perampasan Aset.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ratusan mahasiswa dan masyarakat kembali mendatangi Kantor DPRD Kalimantan Selatan, Jumat, 28 Agustus 2026. Massa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Kalsel tersebut menyampaikan sejumlah tuntutan terkait persoalan daerah hingga isu nasional.

Aksi tersebut merupakan gelombang kedua setelah unjuk rasa serupa digelar pada Kamis, 20 Agustus 2026. Salah satu tuntutan yang disuarakan yakni desakan agar pemerintah segera menuntaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kabut asap.

Perwakilan massa aksi, Rizki, meminta pemerintah menangani karhutla secara menyeluruh dan tidak hanya bergantung pada faktor alam. Mahasiswa juga menyatakan kesiapan turun langsung membantu relawan dan petugas di lapangan, sekaligus mendorong adanya regulasi jangka panjang untuk mencegah bencana serupa.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo, menyambut baik aspirasi dan dorongan solusi yang disampaikan mahasiswa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi melakukan aksi nyata serta memastikan DPRD tetap membuka ruang audiensi bagi mahasiswa yang membawa data dan kajian.

Selain karhutla dan kabut asap, massa turut menyuarakan persoalan krisis kelistrikan serta pengawasan distribusi BBM. Mereka juga mendesak pemerintah pusat segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....