Polda Kalsel Uji Metode Baru Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

  • 29 Agt 2026 08:21 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Polda Kalsel menguji metode baru untuk memadamkan karhutla di lahan gambut Guntung Damar, Banjarbaru.
  • Uji coba menggunakan campuran air dan tepung serta cairan khusus dari GAPKI menunjukkan hasil awal yang positif.
  • Polda Kalsel menyiapkan kolam bioflok 12 ribu liter sebagai sumber air tambahan di lokasi rawan karhutla.
  • Pengujian dan inovasi pemadaman terus dilakukan untuk mempercepat penanganan karhutla di kawasan gambut.
Video

RRI.CO.ID, Banjarbaru – Polda Kalimantan Selatan terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan gambut yang masih menyimpan potensi bara di bawah permukaan tanah. Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan bersama Wakapolda dan sejumlah pejabat utama Polda Kalsel turun langsung memantau sekaligus melakukan pemadaman di kawasan Guntung Damar, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kamis, 27 Agustus 2026.

Dalam penanganan tersebut, Polda Kalsel menguji sejumlah metode untuk mengetahui bahan yang paling efektif memadamkan api di lahan gambut. Salah satunya menggunakan tepung yang didistribusikan dari Mabes Polri serta cairan khusus yang diperkenalkan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

Kapolda Kalsel mengatakan, uji coba awal menunjukkan sejumlah titik api dapat dipadamkan setelah disiram menggunakan cairan khusus maupun air yang telah dicampur dengan tepung. Metode tersebut juga menunjukkan hasil pada sejumlah titik gambut yang masih terbakar di bawah permukaan tanah, namun pengujian masih akan dilanjutkan sebelum hasilnya dilaporkan kepada Mabes Polri.

Selain menguji metode pemadaman, Polda Kalsel menyiapkan kolam bioflok sebagai sumber air tambahan di sekitar lokasi rawan karhutla. Satu kolam berkapasitas 12 ribu liter disiapkan di Guntung Damar, sementara enam kolam bioflok sebelumnya telah dipasang di kawasan Pengayuan untuk mempercepat akses pasokan air bagi personel di lapangan.

Kapolda menjelaskan, kolam tersebut ditempatkan sedekat mungkin dengan titik api sembari menunggu kanal-kanal di kawasan Guntung Damar dapat dialiri air. Polda Kalsel memastikan pengujian berbagai inovasi akan terus dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah karhutla kembali muncul, terutama di kawasan gambut yang memungkinkan api bertahan di bawah permukaan tanah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....