Kemarau dan Krisis Air Baku Banjarmasin, Salat Istisqa Digelar
- 28 Agt 2026 12:42 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Pemerintah Kota Banjarmasin dan PAM Bandarmasih menggelar Salat Istisqa pada Kamis pagi, 27 Agustus 2026, sebagai ikhtiar menghadapi krisis air baku akibat kemarau.
- Minimnya curah hujan menyebabkan ketersediaan air baku menipis dan intrusi air asin semakin mengganggu sumber air PAM Bandarmasih.
- Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menyatakan bahwa kondisi kekurangan air baku telah mulai berdampak terhadap masyarakat dan hujan sangat dibutuhkan untuk memulihkan debit air.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Di tengah krisis air baku akibat kemarau, jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin bersama PAM Bandarmasih menggelar Salat Istisqa di halaman Kantor PAM Bandarmasih, Kamis pagi, 27 Agustus 2026. Salat meminta hujan tersebut menjadi ikhtiar di tengah minimnya curah hujan yang membuat ketersediaan air baku menipis dan intrusi air asin semakin mengganggu sumber air PAM Bandarmasih.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengakui kondisi kekurangan air baku mulai berdampak terhadap masyarakat. Menurutnya, persoalan tersebut bukan hal baru sehingga hujan sangat dibutuhkan untuk memulihkan debit air dan menjaga pelayanan air bersih tetap berjalan.
Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengungkapkan kondisi Intake Sungai Bilu semakin mengkhawatirkan akibat tingginya kadar garam. Kondisi tersebut membuat sumber air tidak dapat digunakan secara penuh selama 24 jam sehingga PAM Bandarmasih harus mengatur penggunaan air baku dan mencampurnya dengan pasokan dari sumber lain.
Zulbadi menjelaskan, PAM Bandarmasih mengambil sebagian air baku dari IPA 2 untuk kemudian dicampurkan dengan pasokan dari Intake Sungai Bilu. Langkah tersebut dilakukan untuk mempertahankan produksi air bersih sekaligus menjaga pelayanan kepada pelanggan di tengah keterbatasan sumber air baku.
Dampak krisis air baku mulai dirasakan pelanggan melalui penurunan tekanan dan ketersediaan air, terutama di ujung jaringan distribusi seperti sejumlah wilayah Banjarmasin Utara, Barat, dan Selatan. Untuk mengantisipasi gangguan pelayanan yang lebih luas, PAM Bandarmasih menyiapkan mobil tangki untuk memasok air bersih kepada masyarakat serta memprioritaskan distribusi bagi fasilitas vital, terutama rumah sakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....