PMI Kalsel Kerahkan Relawan Tangani Karhutla dan Kabut Asap
- 25 Agt 2026 14:58 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- PMI Kalimantan Selatan mengerahkan relawan secara bergilir untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung hampir satu bulan.
- Ketua PMI Kalsel Gusti Iskandar Sukma Alamsyah menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dengan BPBD untuk mencegah kebakaran meluas dan menekan dampak kabut asap.
- PMI tidak hanya fokus pada penanganan kebakaran tetapi juga memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak kabut asap.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Selatan (Kalsel) ikut bergerak menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap di sejumlah wilayah. PMI Kalsel mengerahkan relawan secara bergilir untuk membantu penanganan karhutla sekaligus memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat terdampak.
Ketua PMI Kalsel, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menangani karhutla yang berlangsung hampir satu bulan. Menurutnya, kolaborasi lintas pihak diperlukan agar kebakaran tidak semakin meluas dan dampak kabut asap dapat ditekan.
Personel dan relawan PMI dikerahkan ke sejumlah titik rawan secara bergilir dengan dukungan mobil tangki dan ambulans. Setiap hari sedikitnya enam relawan bertugas di lapangan dan diperkuat lebih dari 12 orang dari unsur masyarakat serta simpatisan, dengan fokus penanganan di Landasan Ulin, Pengayuan, dan Liang Anggang.
Selain membantu penanganan kebakaran, PMI juga mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. PMI menyediakan oksigen bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan, membuka layanan oksigen, serta membagikan ribuan masker melalui sejumlah posko, termasuk di Pengayuan, kawasan Bandara Syamsudin Noor, dan posko induk BPBD.
Gusti Iskandar menyebut kondisi kabut asap dalam dua hari terakhir mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Meski demikian, PMI tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api dan memastikan bantuan dapat segera dikerahkan apabila kondisi kembali memburuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....