Karhutla Meluas, Minim Awan Jadi Kendala Operasi Modifikasi Cuaca

  • 24 Agt 2026 10:31 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Petugas gabungan terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
  • BPBD Kalsel telah menyiapkan rencana Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mempercepat penanganan karhutla.
  • Pelaksanaan OMC masih terkendala oleh minimnya pertumbuhan awan, namun seluruh kebutuhan untuk penyemaian awan telah disiapkan.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Petugas gabungan terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Untuk mempercepat penanganan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel telah menyiapkan rencana Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengatakan pelaksanaan OMC masih terkendala minimnya pertumbuhan awan. Meski demikian, seluruh kebutuhan untuk pelaksanaan penyemaian awan telah disiapkan dan tinggal menunggu kondisi cuaca yang memungkinkan.

Karhutla di Kalsel turut menjadi perhatian pemerintah pusat. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali datang ke Kalsel pada Sabtu, 22 Agustus 2026, didampingi Gubernur Kalsel Muhidin, BNPB, TNI-Polri, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel untuk melihat langsung kondisi karhutla serta memastikan penanganan di lapangan berjalan baik.

Usai peninjauan, KSAL menilai kondisi karhutla di Kalsel masih dapat ditangani. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait menjadi faktor penting dalam mengendalikan karhutla.

Saat ini, delapan daerah di Kalsel telah menetapkan status siaga darurat karhutla, yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, Barito Kuala, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, dan Balangan. Hingga 21 Agustus 2026, tercatat 1.651 kejadian karhutla dengan perkiraan luas lahan terbakar mencapai 6.999,567 hektare.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....