Wali Kota Banjarmasin Dorong UMKM Naik Kelas lewat Kemitraan
- 14 Agt 2026 09:36 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR meminta Temu Kemitraan Hari UMKM Nasional 2026 ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret, bukan hanya kegiatan seremonial.
- Program penguatan UMKM berfokus pada akses permodalan digital dan kemitraan strategis untuk meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah.
- Kegiatan Temu Kemitraan diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin dengan tema 'Satu Langkah Terkoneksi Digital dan Permodalan, UMKM Tumbuh Berinovasi Menuju UMKM Maju Sejahtera.'
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas melalui penguatan kemitraan dan akses usaha. Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR meminta Temu Kemitraan dalam rangka Hari UMKM Nasional 2026 ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Pesan tersebut disampaikan Yamin saat membuka Temu Kemitraan yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Kota Banjarmasin di Hotel Banjarmasin Internasional, Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan mengusung tema “Satu Langkah Terkoneksi Digital dan Permodalan, UMKM Tumbuh Berinovasi Menuju UMKM Maju Sejahtera.”
Yamin mengatakan UMKM memiliki posisi strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah karena berkontribusi terhadap lapangan kerja, pendapatan keluarga, dan ketahanan ekonomi masyarakat. Menurutnya, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari akses pasar dan pembiayaan hingga kemampuan manajerial, digitalisasi, serta keterhubungan dengan rantai pasok.
Karena itu, pemerintah perlu membangun ekosistem usaha yang mempertemukan UMKM dengan peluang pasar, pembiayaan, dan mitra usaha. Yamin meminta setiap peluang yang muncul dari temu kemitraan segera ditindaklanjuti, termasuk kerja sama pemasaran dan pembiayaan yang dapat membantu pelaku UMKM memperbesar skala usaha.
Di sisi lain, Yamin mengingatkan pelaku UMKM agar tidak hanya menunggu peluang kemitraan. Pelaku usaha perlu meningkatkan kualitas produk, kemasan, branding, legalitas, sertifikasi, serta pemanfaatan teknologi digital agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....