Hari Jadi ke-76 Kalsel, Pemprov Tekankan Nilai Religius
- 14 Agt 2026 08:39 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Puncak peringatan Hari Jadi ke-76 Kalimantan Selatan diselenggarakan di Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarbaru, pada Kamis, 13 Agustus 2026, dengan suasana agamis dan sederhana.
- Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menekankan bahwa nilai-nilai agama harus menjadi landasan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
- Peringatan Hari Jadi menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk meneguhkan komitmen membangun Kalimantan Selatan yang religius sesuai dengan visi Kalsel Bekerja.
Video
RRI.CO.ID, Banjarbaru – Puncak peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan berlangsung dalam suasana agamis dan sederhana di Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, kawasan kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Kamis, 13 Agustus 2026. Peringatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk meneguhkan komitmen membangun Kalsel yang religius.
Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman membacakan sambutan Gubernur Kalsel H. Muhidin yang menyampaikan konsep agamis dalam peringatan Hari Jadi tahun ini sejalan dengan visi Kalsel Bekerja. Menurutnya, nilai-nilai agama perlu menjadi landasan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Hasnuryadi meyakini kepatuhan masyarakat, pejabat, dan seluruh unsur pemerintahan terhadap nilai-nilai agama akan membawa keberkahan bagi Banua. Ia mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kekompakan serta terus bekerja sama untuk mendorong kemajuan Kalimantan Selatan.
Dalam momentum tersebut, Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari juga resmi diresmikan Gubernur Kalsel H. Muhidin bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Peresmian ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Gubernur Kalsel yang disaksikan Wakil Gubernur, jajaran pejabat Pemprov Kalsel, dan tamu undangan.
H. Muhidin mengajak masyarakat, khususnya pegawai di lingkungan Pemprov Kalsel, untuk memakmurkan masjid tersebut. Menurutnya, keberadaan masjid di kawasan perkantoran pemerintah memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan mental bagi aparatur sipil negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....