Ekspor Belut Kalsel Meningkat, Tembus Rp10,14 Miliar
- 12 Agt 2026 09:29 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Ekspor belut hidup dari Kalimantan Selatan mencatatkan nilai Rp10,14 miliar selama periode Januari hingga Juli 2026.
- Pembukaan jalur penerbangan kargo langsung dari Banjarmasin meningkatkan efisiensi distribusi dan membantu menjaga mutu komoditas belut.
- Kualitas belut alam Kalimantan Selatan dan pemenuhan standar karantina menjadi faktor utama dalam mendukung penerimaan produk di pasar global.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ekspor belut hidup asal Kalimantan Selatan mencatatkan nilai Rp10,14 miliar sepanjang Januari hingga Juli 2026. Peningkatan tersebut didorong pembukaan jalur penerbangan kargo langsung dari Banjarmasin ke negara tujuan yang membuat distribusi lebih efisien dan membantu menjaga mutu komoditas.
Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Selatan mencatat belut hidup asal daerah tersebut semakin diminati pasar mancanegara. Kualitas belut alam Kalsel dan pemenuhan standar karantina menjadi faktor penting dalam mendukung penerimaan komoditas tersebut di pasar global.
Ketua Tim Kerja Karantina Ikan Balai Karantina Kalsel, Irwan Fakhirza, mengatakan jalur penerbangan kargo langsung memberikan kemudahan logistik bagi eksportir. Efisiensi tersebut juga membantu menjaga kondisi belut selama proses pengiriman hingga tiba di negara tujuan.
Salah seorang eksportir asal Banjarmasin, Gusti Faisal, mengatakan kemudahan logistik turut meningkatkan kapasitas pengiriman. Saat ini, pihaknya mampu mengekspor hingga 20 ton belut hidup dalam satu pekan ke pasar mancanegara.
Peningkatan ekspor belut hidup dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Tren tersebut diharapkan terus berkembang sehingga dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat yang terlibat dalam rantai usaha belut di Kalimantan Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....