Kabut Asap Selimuti Banjarbaru, Warga Diminta Waspada ISPA
- 11 Agt 2026 10:42 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Kabut asap kembali menyelimuti Kota Banjarbaru dan wilayah sekitarnya pada Senin pagi.
- Peningkatan aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi penyebab utama kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
- Kabut asap telah mempengaruhi jarak pandang di berbagai kawasan penting termasuk Bandara Syamsudin Noor, Lapangan Murjani, dan permukiman warga, dengan bau asap yang cukup terasa terutama pada pagi hari.
Video
RRI.CO.ID, Banjarbaru – Kabut asap kembali menyelimuti Kota Banjarbaru dan sejumlah wilayah sekitarnya, Senin pagi. Kondisi tersebut terjadi di tengah meningkatnya aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
Pantauan di lapangan, kabut asap terlihat menutupi sejumlah kawasan, seperti area Bandara Syamsudin Noor, Lapangan Murjani, dan permukiman warga. Jarak pandang tampak berkurang dan bau asap cukup terasa di udara, terutama pada pagi hari.
Seorang warga Banjarbaru, Yuli, mengatakan kondisi kabut asap dalam sepekan terakhir semakin parah. Menurutnya, asap mulai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat pagi hari.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena terjadi bersamaan dengan meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Banjarbaru. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Banjarbaru, dr. Siti Ningsih, mengatakan kenaikan kasus ISPA mulai terlihat pada Minggu Epidemiologi ke-29 tahun 2026 dan paparan asap karhutla dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, meski tidak seluruh kasus ISPA disebabkan kabut asap.
Dinkes Banjarbaru mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara memburuk. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah juga diminta menggunakan masker dengan tingkat perlindungan yang memadai, terutama kelompok rentan seperti balita, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma, PPOK, dan penyakit jantung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....