Menag Nasaruddin Umar Ajak Kalsel Perkuat Persatuan dan Kelestarian Lingkungan

  • 10 Agt 2026 08:33 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Menteri Agama KH. Nasaruddin Umar menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan sebagai kunci kemajuan dan kesejahteraan Kalimantan Selatan.
  • Persatuan harus dibangun di berbagai lini termasuk hubungan antaretnis, antarumat beragama, serta antara pemerintah dan masyarakat.
  • Kalimantan Selatan memiliki kekayaan alam dan potensi besar yang dapat memberikan manfaat maksimal jika masyarakat hidup rukun dan harmonis.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Menteri Agama Republik Indonesia, KH. Nasaruddin Umar, mengajak masyarakat Kalimantan Selatan memperkuat persatuan dan kesatuan sebagai kunci mewujudkan kemajuan serta kesejahteraan daerah. Hal tersebut disampaikan Nasaruddin saat menghadiri silaturahmi bersama tokoh agama se-Kalimantan Selatan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu, 9 Agustus 2026.

Nasaruddin mengatakan persatuan perlu dibangun di berbagai lini, mulai dari hubungan antaretnis dan antarumat beragama hingga hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, Kalimantan Selatan memiliki kekayaan alam dan potensi besar yang dapat memberikan manfaat maksimal apabila masyarakat hidup rukun dan harmonis.

Ia juga menekankan pentingnya peran tokoh lintas agama dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat. Menurut Nasaruddin, konflik yang berkaitan dengan perbedaan agama dapat menimbulkan dampak besar sehingga kerukunan dan toleransi harus terus dirawat bersama.

Selain memperkuat persatuan dan kerukunan, Menteri Agama mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak merusak maupun membakar alam serta membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengapresiasi kunjungan Menteri Agama ke Banua yang dinilai memperkuat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah. Dalam kunjungan kerja tersebut, Nasaruddin Umar juga dijadwalkan mengisi Tabligh Akbar di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin yang diikuti guru agama, imam masjid, imam pondok pesantren, serta santri se-Kalimantan Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....