Pemko Banjarmasin Kebut Pengerukan Sungai saat Kemarau

  • 04 Agt 2026 10:11 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Banjarmasin mempercepat program pengerukan sungai di musim kemarau untuk meningkatkan kapasitas tampung air.
  • Program normalisasi sungai berlangsung dari akhir Juli hingga Oktober 2026 meliputi belasan sungai strategis.
  • Upaya ini ditujukan untuk mengantisipasi banjir, genangan, dan rob yang sering terjadi pada musim hujan di Kota Seribu Sungai.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin memanfaatkan musim kemarau untuk mempercepat program pengerukan sungai di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kapasitas tampung sungai sebagai upaya mengantisipasi banjir, genangan, dan rob saat musim hujan.

Program normalisasi sungai dijadwalkan berlangsung mulai akhir Juli hingga Oktober 2026 sesuai arahan Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR. Pengerjaan menyasar belasan sungai yang selama ini menjadi jalur utama aliran air di Kota Seribu Sungai.

Kepala Bidang Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Khairina Rahmi, mengatakan pengerukan dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan excavator PC 75, PC 200, hingga PC 200 Long Arm sesuai kondisi di lapangan. Menurutnya, normalisasi Sungai Jafri Zam-Zam akan dilanjutkan hingga bagian tengah sungai karena pengerjaan sebelumnya baru menyentuh sisi tepian.

Selain Sungai Jafri Zam-Zam, Dinas PUPR juga menjadwalkan pengerukan di Sungai Pemurus, Sungai Peradaban, Muara Pekapuran, Anak Sungai Awang, Sungai Miai, Muara Pondok Kelapa, Sungai Thung, hingga Sungai Sutoyo. Seluruh lokasi tersebut menjadi bagian dari program normalisasi untuk memperlancar aliran air di kawasan perkotaan.

Khairina menambahkan, pengerjaan di titik prioritas seperti Sungai Sutoyo dan Sungai Jafri Zam-Zam diperkirakan memerlukan waktu sekitar tiga pekan untuk masing-masing lokasi. Secara keseluruhan, program normalisasi sungai ditargetkan rampung pada Oktober 2026 sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....