Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali

  • 03 Agt 2026 08:04 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Menteri Koordinator Djamari Chaniago meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dan menyatakan optimisme penanganan karhutla dapat dikendalikan.
  • Kalimantan Selatan merupakan lokasi kedua yang ditinjau Djamari setelah sebelumnya meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.
  • Berdasarkan pemantauan lapangan, dukungan personel, sarana, dan prasarana dinilai telah memadai untuk mendukung upaya penanggulangan karhutla secara optimal.
Video

RRI.CO.ID, Banjarbaru – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, optimistis penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan dapat dikendalikan. Optimisme tersebut disampaikan usai meninjau lokasi karhutla di Banjarbaru, Sabtu, 1 Agustus 2026, setelah menghadiri kegiatan silaturahmi dan ramah tamah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Kalimantan Selatan.

Djamari mengatakan Kalimantan Selatan merupakan lokasi kedua yang dikunjunginya setelah sebelumnya meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, dukungan personel, sarana, dan prasarana dinilai telah memadai sehingga upaya penanggulangan dapat berjalan secara optimal.

Selain operasi pemadaman dan patroli udara yang telah berjalan, pemerintah juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipasi apabila kondisi atmosfer memungkinkan untuk dilakukan penyemaian awan. Menurutnya, hujan buatan dapat menjadi salah satu strategi untuk mempercepat pengendalian titik api dan meminimalkan potensi meluasnya kebakaran.

Djamari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mendukung upaya penanggulangan karhutla tanpa mengedepankan kepentingan pribadi. Ia juga mengapresiasi keterlibatan TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta para relawan yang terus bersinergi dalam mengendalikan kebakaran.

Ia menegaskan keselamatan personel harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasi pemadaman. Djamari berharap sinergi antara pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat terus diperkuat agar penanganan karhutla di Kalimantan Selatan berjalan efektif serta mampu meminimalkan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....