Pemadaman Listrik Ancam Usaha Pedagang Ikan Hias
- 01 Agt 2026 12:37 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Pemadaman listrik bergilir masih menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha, khususnya pedagang ikan hias di Kota Banjarmasin.
- Listrik merupakan kebutuhan utama untuk mengoperasikan aerator dan pompa air yang menjaga kadar oksigen di dalam akuarium ikan hias.
- Pedagang ikan hias bernama Yani khawatir stok ikan yang baru didatangkan dari luar daerah berisiko mati apabila terdampak pemadaman listrik berkepanjangan.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemadaman listrik bergilir masih menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha, termasuk pedagang ikan hias di Kota Banjarmasin. Mereka khawatir gangguan pasokan listrik dapat mengancam kelangsungan usaha apabila berlangsung dalam waktu lama.
Bagi pedagang ikan hias, listrik menjadi kebutuhan utama untuk mengoperasikan aerator dan pompa air yang menjaga kadar oksigen di dalam akuarium. Salah seorang pedagang ikan hias, Yani, mengaku khawatir stok ikan yang baru didatangkan dari luar daerah berisiko mati apabila terdampak pemadaman listrik berkepanjangan.
Meski hingga kini belum mengalami kerugian yang besar, Yani tetap mewaspadai potensi kerugian apabila pasokan listrik belum sepenuhnya stabil. Menurutnya, ikan hias sangat bergantung pada sirkulasi air dan suplai oksigen agar tetap bertahan hidup.
Sementara itu, PLN menyatakan kondisi kelistrikan di Kalimantan Selatan mulai berangsur pulih. Asisten Manajer Transaksi Energi PLN UP3 Banjarmasin, Akhyar Rifani, mengatakan durasi pemadaman kini berkurang dari lima hingga enam jam menjadi sekitar tiga hingga empat jam seiring kembali beroperasinya sejumlah pembangkit listrik.
PLN menargetkan proses penanganan gangguan teknis pada pembangkit dapat selesai secara bertahap sehingga pasokan listrik kembali normal pada awal September 2026. Perusahaan juga terus melakukan percepatan pemulihan untuk meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....