Pemko Banjarmasin Bawa Keluhan Listrik ke PLN Pusat

  • 30 Jul 2026 15:28 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Gelombang pemadaman listrik bergilir yang melanda Kota Banjarmasin menyebabkan dampak signifikan terhadap aktivitas usaha, pelayanan publik, dan kehidupan sehari-hari masyarakat.
  • Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menginstruksikan Pemerintah Kota untuk membawa persoalan pemadaman listrik ke Kantor Pusat PT PLN sebagai upaya formal penyelesaian masalah.
  • Langkah pemerintah kota ini bertujuan untuk memperjuangkan hak masyarakat mendapatkan pasokan listrik yang stabil dan mendorong percepatan penanganan gangguan oleh pihak PT PLN.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Gelombang pemadaman listrik bergilir yang masih melanda Kota Banjarmasin memicu keluhan masyarakat dari berbagai sektor. Gangguan pasokan listrik berdampak pada aktivitas usaha, pelayanan publik, hingga kehidupan sehari-hari warga.

Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menginstruksikan jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin untuk membawa persoalan itu ke Kantor Pusat PT PLN. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperjuangkan hak masyarakat agar memperoleh pasokan listrik yang stabil dan mendorong percepatan penanganan gangguan.

Yamin menegaskan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi masyarakat didengar oleh penyedia layanan listrik. Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan vital yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga penyelenggaraan pemerintahan.

Atas arahan Wali Kota, Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda bersama Sekretaris Daerah Ichrom Muftezar mendatangi Kantor Pusat PT PLN untuk menyampaikan langsung keluhan masyarakat. Mereka juga meminta kepastian mengenai percepatan normalisasi sistem kelistrikan dan berakhirnya pemadaman bergilir yang dalam beberapa pekan terakhir berlangsung hingga lima sampai enam jam.

Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga pasokan listrik kembali normal. Selain itu, PLN juga diminta lebih transparan dalam menyampaikan informasi mengenai jadwal pemadaman dan proses pemulihan agar masyarakat tidak terus dihantui ketidakpastian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....