Pemadaman Bergilir, Kaum Ibu Minta PLN Bertindak Cepat

  • 30 Jul 2026 13:18 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Selatan berdampak besar terhadap aktivitas rumah tangga, terutama bagi kaum perempuan.
  • Ibu menyusui mengalami kerugian signifikan akibat pemadaman listrik yang berkepanjangan, baik dari segi ekonomi maupun kesehatan.
  • Sejumlah perempuan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PLN UP3 Banjarmasin pada Rabu, 29 Juli 2026 untuk menyampaikan keresahan mereka secara langsung.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Selatan berdampak besar terhadap aktivitas rumah tangga. Kaum ibu menjadi salah satu kelompok yang paling merasakan kesulitan akibat gangguan pasokan listrik tersebut.

Dalam aksi unjuk rasa di Kantor PLN UP3 Banjarmasin, Rabu, 29 Juli 2026, sejumlah perempuan menyampaikan langsung keresahan mereka. Salah seorang perwakilan massa, Alin Markani, mengatakan para ibu, terutama ibu menyusui, turut mengalami kerugian akibat pemadaman listrik yang berkepanjangan.

Alin berharap pemadaman listrik segera berakhir agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Ia juga meminta PLN merealisasikan kompensasi yang sebelumnya dijanjikan kepada pelanggan terdampak.

Sementara itu, Asisten Manajer Transaksi Energi PLN UP3 Banjarmasin, Akhyar Rifani, mengatakan durasi pemadaman listrik saat ini mulai berkurang. Kondisi tersebut terjadi setelah sejumlah pembangkit listrik yang sebelumnya mengalami gangguan teknis kembali beroperasi.

Akhyar menambahkan manajemen PLN bersama perwakilan Pemerintah Kota Banjarmasin telah berkoordinasi langsung dengan PLN pusat untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Dalam aksi tersebut, massa juga menuntut PLN menunjukkan secara terbuka kondisi pembangkit listrik yang diklaim mengalami kerusakan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....