UMKM Terdampak, PLN Siapkan Kompensasi Pemadaman Listrik

  • 29 Jul 2026 11:19 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Gelombang pemadaman listrik bergilir di Kota Banjarmasin berdampak signifikan terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sangat bergantung pada pasokan listrik.
  • Pelaku UMKM melakukan demonstrasi di depan Kantor PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin pada Selasa, 28 Juli 2026, untuk menyuarakan keresahan dan menuntut solusi nyata dari pihak terkait.
  • Ari Sandra Rini, seorang pelaku usaha katering, bergabung dalam aksi demonstrasi setelah melintas di lokasi untuk menyampaikan dampak negatif pemadaman listrik terhadap operasional usahanya.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Gelombang pemadaman listrik bergilir di Kota Banjarmasin berdampak terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keluhan tersebut mencuat saat aksi demonstrasi di depan Kantor PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin, Selasa, 28 Juli 2026.

Salah seorang pelaku usaha katering, Ari Sandra Rini, mengaku awalnya tidak berniat mengikuti aksi. Namun, saat melintas di lokasi demonstrasi, ia memutuskan bergabung untuk menyampaikan keresahan akibat pemadaman listrik yang mengganggu operasional usahanya. Menurutnya, usaha kecil sangat bergantung pada pasokan listrik sehingga diperlukan solusi nyata agar pelaku UMKM tidak semakin terdampak.

Menanggapi keluhan masyarakat, Asisten Manager Transaksi Energi PLN UP3 Banjarmasin, Akhyar Rifani, memastikan PLN akan memberikan kompensasi kepada pelanggan yang memenuhi ketentuan. Bagi pelanggan pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pengurangan biaya beban sesuai mekanisme yang berlaku.

PLN menjelaskan pemadaman bergilir terjadi akibat gangguan pada sejumlah pembangkit listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan listrik belum dapat kembali normal sehingga pemulihan dilakukan secara bertahap.

PLN menargetkan proses pemulihan sistem kelistrikan dapat selesai pada awal September 2026. Sementara itu, masyarakat diimbau menggunakan listrik secara bijak selama proses perbaikan pembangkit masih berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....