BPBD Banjarmasin Intensif Pantau Titik Rawan Karhutla
- 28 Jul 2026 12:33 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Pemerintah Kota Banjarmasin belum menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan meskipun memasuki musim kemarau.
- BPBD Kota Banjarmasin fokus memantau tiga kecamatan yaitu Banjarmasin Selatan, Banjarmasin Timur, dan Banjarmasin Utara yang dinilai rawan kebakaran.
- Pengawasan dan pemantauan diperkuat sebagai upaya mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran pada musim kemarau.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin hingga kini belum menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin terus memperkuat pemantauan di sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran.
Sekretaris BPBD Kota Banjarmasin, Budi Fitriadi, mengatakan pengawasan saat ini difokuskan di tiga kecamatan, yakni Banjarmasin Selatan, Banjarmasin Timur, dan Banjarmasin Utara. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran pada musim kemarau.
Budi menegaskan hingga kini belum terdeteksi adanya titik panas (hotspot) di wilayah Kota Banjarmasin. Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah kebakaran yang terjadi dipicu aktivitas pembakaran sampah dan pembuangan puntung rokok sembarangan.
BPBD juga tengah mematangkan rencana penetapan status siaga darurat karhutla yang diproyeksikan diberlakukan pada awal Agustus 2026. Penetapan status tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul meningkatnya kejadian kebakaran lahan dalam beberapa waktu terakhir.
Apabila status siaga darurat ditetapkan, Pemerintah Kota Banjarmasin akan membentuk posko khusus untuk mengoptimalkan pemantauan dan penanganan karhutla secara terpadu. Langkah itu diharapkan mampu mempercepat respons terhadap potensi kebakaran sekaligus meminimalkan dampaknya bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....