Gubernur Muhidin Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir
- 28 Jul 2026 12:24 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meminta masyarakat bersabar menghadapi pemadaman listrik di wilayah Banjarmasin hingga Hulu Sungai.
- Gangguan pasokan listrik disebabkan kerusakan boiler pada PLTGU Muara Teweh di Kalimantan Tengah dan generator pembangkit listrik Asam-Asam.
- Gubernur mengimbau warga untuk menghemat penggunaan listrik guna membantu mengurangi beban pada sistem kelistrikan Kalimantan Selatan.
Video
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, meminta masyarakat bersabar menghadapi pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Banjarmasin hingga kawasan Hulu Sungai. Ia mengimbau warga turut menghemat penggunaan listrik untuk membantu mengurangi beban sistem kelistrikan.
Menurut H. Muhidin, gangguan pasokan listrik dipicu kerusakan pada sejumlah pembangkit yang menopang sistem kelistrikan Kalimantan Selatan. Berdasarkan informasi dari General Manager PLN, kerusakan terjadi pada boiler Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Teweh di Kalimantan Tengah serta generator pembangkit listrik Asam-Asam.
Menghadapi kondisi tersebut, Gubernur mengajak masyarakat mengurangi penggunaan listrik hingga sekitar 40 persen dari pemakaian normal. Langkah tersebut dinilai penting agar beban sistem berkurang sehingga pemadaman bergilir dapat diminimalkan.
H. Muhidin mengungkapkan dampak pemadaman juga dirasakan di kediamannya. Namun, kebutuhan listrik sementara masih dapat dipenuhi dengan memanfaatkan generator set (genset).
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap masyarakat dapat bersabar dan berpartisipasi dalam penghematan listrik hingga proses perbaikan pembangkit selesai. PLN menargetkan kondisi sistem kelistrikan dapat kembali normal pada awal Agustus 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....