Minat ke Sekolah Negeri Menurun, Disdik Perkuat Pendidikan Berbasis Agama
- 23 Jul 2026 09:38 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Disdik Banjarmasin mengevaluasi menurunnya minat masyarakat terhadap sekolah negeri.
- Pendidikan berbasis agama akan diperkuat di sekolah negeri.
- Sekitar 20 SMP negeri mengalami kekurangan peserta didik baru.
- Sekitar 80 persen SD negeri belum memenuhi target penerimaan siswa.
- Penguatan pendidikan agama diharapkan meningkatkan daya tarik sekolah negeri.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin berencana memperkuat basis pembelajaran keagamaan di sekolah negeri sebagai respons terhadap menurunnya jumlah peserta didik baru pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah ini menjadi bagian dari evaluasi untuk meningkatkan daya tarik sekolah negeri di tengah persaingan dengan lembaga pendidikan lainnya.
Fenomena menurunnya minat masyarakat terhadap sekolah negeri jenjang SD dan SMP menyebabkan sejumlah sekolah gagal memenuhi kuota penerimaan siswa baru. Kondisi tersebut mendorong Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin melakukan berbagai kajian guna mengetahui faktor penyebab dan langkah perbaikannya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, mengatakan salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penguatan pembelajaran keagamaan di sekolah negeri. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan yang menyeimbangkan ilmu pengetahuan dan pendidikan karakter berbasis agama perlu menjadi perhatian bersama.
Meski demikian, sebagian orang tua masih menjadikan sekolah negeri sebagai pilihan utama bagi anak mereka. Salah seorang wali murid, Umiati, mengaku memilih sekolah negeri karena lokasinya yang dekat dengan tempat tinggal sehingga lebih mudah dijangkau.
Data Dinas Pendidikan menunjukkan sedikitnya 20 SMP negeri di Kota Banjarmasin mengalami kekurangan peserta didik baru. Sementara pada jenjang SD, sekitar 80 persen dari total 208 sekolah negeri juga menghadapi kondisi serupa pada tahun ajaran 2026/2027.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....