Pertamina Tambah Suplai, Antrean SPBU Masih Padat

  • 21 Jul 2026 11:04 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Penutupan sejumlah SPBU memicu antrean panjang di Banjarmasin.
  • Sebanyak 67 SPBU di Kalsel mendapat sanksi pembinaan sepanjang 2026.
  • SPBU Pramuka tutup total, sementara SPBU Ahmad Yani Km 5 menutup layanan Pertalite.
  • Pertamina memastikan stok dan distribusi BBM tetap aman serta lancar.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Penutupan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Banjarmasin memicu lonjakan antrean kendaraan di beberapa titik SPBU lainnya. Kondisi tersebut terjadi setelah sejumlah SPBU mendapat sanksi pembinaan dari Pertamina sepanjang tahun 2026.

Berdasarkan data Pertamina, sebanyak 67 SPBU di Kalimantan Selatan dijatuhi sanksi pembinaan dengan berbagai tingkatan, mulai dari peringatan hingga penghentian suplai. Dampaknya, beban pelayanan di SPBU yang masih beroperasi meningkat sehingga antrean kendaraan menjadi lebih panjang.

Sales Branch Manager I Kalsel Fuel Pertamina Patra Niaga, Wicaksono Ardi Nugroho, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi kondisi tersebut dengan melakukan penebalan suplai BBM di sejumlah SPBU yang rawan mengalami kepadatan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan distribusi BBM berjalan lancar.

Di Kota Banjarmasin, penghentian operasional terjadi di SPBU Pramuka yang kini tutup total. Sementara itu, SPBU Ahmad Yani Kilometer 5 menutup jalur pengisian Pertalite sehingga sejumlah pengendara terpaksa mencari lokasi pengisian BBM lainnya.

Kondisi tersebut sempat menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat, termasuk pengendara yang tidak dapat mengisi BBM di SPBU tujuan mereka. Meski demikian, Pertamina memastikan pasokan BBM di Kalimantan Selatan tetap aman dan mengimbau masyarakat agar tidak panik maupun melakukan pembelian berlebihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....