Hadapi Musim Kemarau, Polda Kalsel Siaga Karhutla

  • 15 Jul 2026 09:54 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Polda Kalsel menyiapkan personel dan peralatan menghadapi potensi karhutla.
  • Polisi mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
  • Polda bersinergi dengan BPBD, TNI, pemerintah daerah, dan relawan dalam Satgas Karhutla.
  • Gubernur Muhidin mengingatkan bahaya pembakaran lahan terhadap lingkungan dan kesehatan.
  • BPBD Kalsel mengaktifkan posko karhutla dengan prioritas pengamanan kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor.
Video

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Polda Kalimantan Selatan memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu kebakaran yang meluas.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan jajaran kepolisian telah bergabung dalam Satuan Tugas Penanganan Karhutla bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, Polda Kalsel telah dua kali menggelar apel kesiapsiagaan untuk memastikan seluruh personel dan peralatan siap dikerahkan sewaktu-waktu.

Menurutnya, kesiapan tersebut melibatkan seluruh jajaran kepolisian yang akan bersinergi dengan BPBD, TNI, pemerintah daerah, dan relawan dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan karhutla. Ia menegaskan langkah pencegahan menjadi cara paling efektif untuk menghindari meluasnya kebakaran.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Menurutnya, tindakan tersebut dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, menimbulkan kabut asap, mengganggu kesehatan masyarakat, serta merusak lingkungan.

Sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan telah mengaktifkan posko penanggulangan darurat karhutla. Kawasan Ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor yang meliputi Kota Banjarbaru, sebagian Kabupaten Banjar, Barito Kuala, dan Tanah Laut menjadi wilayah prioritas penanganan selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....