Wali Kota Banjarmasin Ungkap Penyebab Pemadaman Bergilir

  • 10 Jul 2026 13:37 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Pemko Banjarmasin memastikan pemadaman bergilir disebabkan gangguan teknis, bukan krisis batubara.
  • Gangguan terjadi pada sistem pembangkit listrik interkoneksi Kalimantan.
  • PLN menerapkan pemadaman bergilir untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan.
  • Pemadaman berdampak pada pelayanan publik, pendidikan, dan aktivitas dunia usaha.
  • Wali Kota mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada saat listrik kembali menyala.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin mengungkap penyebab pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah. Setelah meminta penjelasan langsung kepada PT PLN (Persero), Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR memastikan gangguan tersebut bukan disebabkan oleh krisis pasokan batubara, melainkan kendala teknis pada sistem pembangkit listrik interkoneksi Kalimantan.

Yamin mengatakan penjelasan resmi dari PLN sekaligus meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat mengenai penyebab pemadaman. Menurutnya, gangguan murni dipicu persoalan teknis pada sistem pembangkit interkoneksi, sehingga masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Berdasarkan hasil koordinasi Pemerintah Kota Banjarmasin dengan PLN, gangguan terjadi pada salah satu pembangkit besar yang terhubung dalam sistem interkoneksi Kalimantan. Akibatnya, kemampuan sistem dalam menyalurkan daya listrik menurun sehingga PLN menerapkan pengaturan beban melalui pemadaman bergilir, termasuk di Kota Banjarmasin.

Yamin mengakui pemadaman listrik berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat karena listrik menjadi kebutuhan utama yang menunjang pelayanan publik, kegiatan pendidikan, hingga operasional dunia usaha. Karena itu, Pemkot Banjarmasin akan terus berkoordinasi dengan PLN untuk mempercepat proses pemulihan pasokan listrik.

Di tengah proses perbaikan, Yamin mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan listrik secara bijak. Ia juga mengingatkan warga agar mewaspadai potensi korsleting listrik saat aliran listrik kembali menyala setelah pemadaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....