Pemadaman Bergilir Ganggu Pendidikan, Ombudsman Dorong Perbaikan Layanan

  • 08 Jul 2026 12:14 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Ombudsman Kalsel menerima keluhan masyarakat terkait dampak pemadaman listrik terhadap layanan publik.
  • Pemadaman listrik sempat mengganggu proses SPMB daring di SDN Teluk Dalam 9 Banjarmasin.
  • PLN menyebut pemadaman dipicu gangguan teknis pada sejumlah pembangkit listrik swasta.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dampak pemadaman listrik bergilir di Kota Banjarmasin terus meluas hingga mengganggu layanan publik, termasuk proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sejumlah sekolah. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, mengatakan pihaknya menerima berbagai keluhan masyarakat terkait terganggunya layanan pendidikan akibat pemadaman listrik. Menurutnya, PT PLN perlu memastikan standar pelayanan publik tetap terpenuhi meski sistem kelistrikan sedang mengalami gangguan.

Salah satu dampak terjadi di SDN Teluk Dalam 9 Banjarmasin, di mana pemadaman listrik selama sekitar empat jam sempat menghambat proses SPMB secara daring. Kondisi tersebut semakin menantang karena sekolah itu berbagi satu posko pendaftaran dengan SDN Teluk Dalam 10 yang berada di lokasi berdampingan.

Kepala SDN Teluk Dalam 9 yang juga Pelaksana Tugas Kepala SDN Teluk Dalam 10, Arif Rahman Hakim, memastikan kendala tersebut berhasil diantisipasi sehingga pelayanan kepada calon peserta didik tetap dapat berjalan. Pihak sekolah juga terus berupaya memberikan layanan terbaik meski menghadapi keterbatasan akibat pemadaman listrik.

Sementara itu, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjelaskan gangguan pasokan listrik dipicu kendala teknis pada sejumlah pembangkit listrik swasta. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan daya sistem sehingga PLN menerapkan pemadaman bergilir sebagai langkah pengamanan hingga proses perbaikan selesai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....