Serapan Anggaran Masih Rendah, PUPR Banjarmasin Pacu Proyek Strategis

  • 07 Jul 2026 13:54 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • PUPR Banjarmasin mempercepat pelaksanaan proyek strategis mulai Juli 2026.
  • Percepatan dilakukan untuk mengejar target serapan APBD 2026.
  • Wali Kota Muhammad Yamin HR menyoroti rendahnya serapan anggaran dan meminta percepatan pelaksanaan program.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin mulai mempercepat pelaksanaan sejumlah proyek strategis yang sempat mengalami keterlambatan. Seluruh pekerjaan yang telah memasuki tahap kontrak ditargetkan mulai dipacu pada Juli 2026 agar penyelesaian proyek dan serapan anggaran tetap sesuai target.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandy Wijaya, mengakui sebagian besar proyek strategis sempat tertunda. Menurutnya, seluruh pekerjaan kini telah memasuki tahap kontrak dan ditargetkan rampung dalam waktu maksimal enam bulan, dengan proyek yang dikerjakan meliputi pembangunan Jembatan Japri Zam-Zam, rekonstruksi jalan, pembangunan sistem pemilahan air lindi dan air hujan di TPH Basirih, pembangunan infrastruktur kawasan Sungai Baru, hingga Titian Murung Selong.

Chandra menegaskan percepatan pelaksanaan proyek menjadi langkah penting untuk mengejar target serapan APBD Tahun Anggaran 2026. Seluruh kontraktor juga diminta bekerja sesuai jadwal agar tidak kembali terjadi keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan.

Di sisi lain, serapan anggaran Pemerintah Kota Banjarmasin masih tergolong rendah. Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengakui kondisi tersebut dan meminta seluruh perangkat daerah mempercepat pelaksanaan program, karena lambatnya serapan anggaran bukan hanya dipengaruhi faktor teknis, tetapi juga akselerasi pelaksanaan di lapangan.

Pemerintah Kota berharap seluruh proyek strategis dapat berjalan sesuai jadwal hingga selesai tepat waktu. Selain menjaga kualitas pembangunan, percepatan pelaksanaan juga diharapkan mampu mengoptimalkan serapan anggaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat sebelum akhir tahun anggaran 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....