Bank Kalsel Resmi Berstatus Bank Devisa, Perkuat Layanan Transaksi Internasional

  • 24 Jun 2026 09:39 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Bank Kalsel resmi berstatus sebagai Bank Devisa pada Senin, 22 Juni 2026.
  • Status ini memungkinkan Bank Kalsel melayani transaksi keuangan internasional.
  • Gubernur Kalsel, H. Muhidin, menyambut positif transformasi tersebut.
  • Layanan ini ditujukan untuk pelaku ekspor-impor, investor, jamaah haji/umrah, hingga pelajar luar negeri.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Bank Kalsel resmi memasuki babak baru dalam perjalanan institusinya setelah diluncurkannya layanan Bank Devisa pada Senin, 22 Juni 2026. Status tersebut menjadi tonggak penting yang memungkinkan Bank Kalsel memperluas layanan hingga mencakup transaksi keuangan internasional.

Peresmian layanan Bank Devisa ini mendapat sambutan positif dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin. Ia menilai kehadiran Bank Kalsel sebagai bank devisa akan memberikan dampak signifikan terhadap penguatan ekonomi daerah serta pengembangan sektor usaha yang berorientasi ekspor.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil proses panjang yang dilakukan secara bertahap. Berbagai aspek telah dipersiapkan, mulai dari penguatan tata kelola perusahaan, pengembangan sistem dan infrastruktur, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, regulator, dewan komisaris, direksi, hingga seluruh pegawai Bank Kalsel yang berperan penting dalam proses transformasi ini.

Dengan status sebagai Bank Devisa, Bank Kalsel kini dapat menyediakan berbagai layanan transaksi internasional, seperti tabungan, giro dan deposito valuta asing, jual beli valuta asing, remittance, bank notes, serta pengembangan layanan internasional lainnya secara bertahap. Layanan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan pelaku ekspor-impor, investor, jamaah umrah dan haji, hingga pelajar yang menempuh pendidikan di luar negeri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....