Harga Beras di Banjarmasin Terus Naik, Daya Beli Warga Menurun

  • 18 Jun 2026 08:16 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Harga beras di sejumlah pasar Kota Banjarmasin mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.
  • Kenaikan harga berdampak pada penurunan daya beli masyarakat dan omzet pedagang.
  • Faktor kenaikan dipengaruhi inflasi dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Harga beras di sejumlah pasar di Kota Banjarmasin terus mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat serta membuat sebagian konsumen mengurangi jumlah pembelian atau beralih ke jenis beras yang lebih murah.

Kenaikan harga ini juga dipengaruhi oleh tekanan inflasi serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Situasi tersebut turut berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok, termasuk beras yang menjadi komoditas utama masyarakat.

Salah satu pedagang beras di kawasan Jalan Kelayan B Banjarmasin, Opek, mengatakan sejumlah jenis beras di tokonya mengalami kenaikan harga. Beras Mayang Banjar yang sebelumnya Rp15 ribu kini naik menjadi Rp17 ribu per kilogram, sementara beras Siam Unus dari Rp13 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram.

Menurutnya, kenaikan harga tersebut membuat sebagian pembeli mulai beralih ke beras yang lebih murah, meskipun kualitasnya lebih rendah. Kondisi ini turut berdampak pada penurunan omzet penjualan pedagang beras di lapangan.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Ahmad, mengaku tetap membeli beras jenis Mayang meski harganya terus naik. Ia berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga beras agar tetap terjangkau dan tidak semakin membebani masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....