Dari Sampah Jadi Rupiah, Warga Sungai Andai Produksi Sofa Botol Plastik

  • 17 Jun 2026 11:19 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Warga Sungai Andai, Basuki, memungut sampah plastik setiap hari untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomis.
  • Basuki telah memproduksi Sobotik atau sofa berbahan botol plastik sejak tahun 2017.
  • Basuki membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin belajar mengolah sampah menjadi produk kreatif.
  • Ia berharap pemerintah segera merealisasikan bank sampah untuk mendukung pengurangan sampah plastik.
  • DLH Banjarmasin menilai pemilahan sampah dari rumah tangga menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Berbagai upaya dilakukan masyarakat untuk ikut mengatasi persoalan sampah, salah satunya dilakukan Basuki, warga Kelurahan Sungai Andai. Setiap hari, ia memungut sampah plastik menggunakan gerobak untuk diolah menjadi berbagai barang yang memiliki nilai ekonomi.

Sebagai Koordinator Agen 3R RW.04 Kelurahan Sungai Andai Kota Banjarmasin, Basuki bahkan telah memproduksi Sobotik atau sofa berbahan botol plastik sejak tahun 2017. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari keluarga dan hingga kini terus dikembangkan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Tidak hanya mengolah sampah, Basuki juga membuka diri bagi masyarakat yang ingin mengikuti jejaknya dalam mendaur ulang limbah plastik. Meski demikian, ia berharap pemerintah dapat segera merealisasikan keberadaan bank sampah guna menunjang upaya pengurangan sampah plastik di wilayahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Dwi Naniek Muhariyani, menegaskan pemilahan sampah dari sumbernya atau rumah tangga merupakan kunci utama keberhasilan pengurangan sampah. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Dwi Naniek menambahkan, kolaborasi antara edukasi pemilahan sampah oleh Agen 3R dan kreativitas daur ulang limbah, baik anorganik maupun organik, diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah. Upaya tersebut juga dinilai mampu meningkatkan nilai ekonomi sampah sekaligus mengurangi beban lingkungan di Kota Banjarmasin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....