Gejolak Global Picu Kenaikan Harga Tahu di Banjarmasin

  • 13 Jun 2026 12:52 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Gejolak ekonomi global berdampak pada meningkatnya biaya produksi pabrik tahu di Banjarmasin.
  • Kenaikan harga bahan baku utama seperti kedelai dan minyak goreng menjadi faktor utama naiknya harga produksi.
  • Produsen tahu di kawasan Sungai Jingah, Muhammad Rohani, harus menyesuaikan harga jual agar usaha tetap bertahan.
  • Harga kedelai naik dari Rp9.000 menjadi Rp11.100 per kilogram, sedangkan minyak goreng dari Rp285.000 menjadi Rp330.000 per jerigen.
  • Meski penjualan masih stabil, pelaku usaha mengalami penurunan margin keuntungan dan berharap adanya stabilisasi harga dari pemerintah.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Gejolak ekonomi global mulai berdampak pada operasional pabrik tahu di Kota Banjarmasin. Kondisi tersebut menyebabkan harga tahu di tingkat produsen mengalami kenaikan seiring meningkatnya biaya produksi.

Kenaikan harga bahan pokok seperti kedelai dan minyak goreng menjadi faktor utama yang mempengaruhi biaya operasional para pelaku usaha. Hal ini membuat produsen tahu terpaksa menyesuaikan harga jual untuk menjaga keberlangsungan usaha mereka.

Salah satu pemilik pabrik tahu di kawasan Sungai Jingah, Muhammad Rohani, mengaku harus memutar strategi agar usahanya tetap berjalan. Ia menyebut lonjakan harga bahan baku sangat mempengaruhi proses produksi sehari-hari.

Harga kedelai yang sebelumnya berada di kisaran Rp9.000 kini naik menjadi Rp11.100 per kilogram, sementara minyak goreng juga mengalami kenaikan dari Rp285.000 menjadi Rp330.000 per jerigen isi 18 liter. Kondisi ini berdampak pada penyesuaian harga tahu pong dari Rp110.000 menjadi Rp120.000 per keranjang berisi 350 tahu.

Meski penjualan masih stabil di sejumlah pasar dan pedagang kaki lima, pelaku usaha mengaku mengalami penurunan margin keuntungan. Mereka berharap adanya intervensi pemerintah untuk menstabilkan harga bahan baku agar usaha kecil tetap dapat bertahan di tengah tekanan ekonomi global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....