Disdikbud Kalsel: 80 Persen Lulusan SMK Terserap Dunia Kerja dan Pendidikan
- 13 Jun 2026 09:14 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Disdikbud Kalsel mengoptimalkan penyerapan lulusan SMK melalui Tracer Study dan kerja sama DUDI.
- Sekitar 80 persen lulusan SMK di Kalsel telah bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan kuliah.
- Pada 2024 terdapat sekitar 17 ribu lulusan terlacak, sedangkan pada 2025 sekitar 16 ribu lulusan.
- Disdikbud mendorong penguatan program magang untuk meningkatkan peluang kerja lulusan SMK.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan terus mengoptimalkan penyerapan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program Tracer Study dan penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Berdasarkan hasil Tracer Study, sekitar 80 persen lulusan SMK di Kalimantan Selatan telah terserap di berbagai sektor. Mereka bekerja di perusahaan, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Kepala Disdikbud Kalimantan Selatan, Abdul Rahim, mengatakan data Tracer Study menjadi instrumen penting untuk memetakan kondisi lulusan setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah rendahnya pelaporan status alumni setelah lulus sehingga data penyerapan lulusan belum tercatat secara optimal di tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Disdikbud Kalsel, Abdurrahman, menyebut pada 2024 terdapat sekitar 17 ribu lulusan yang berhasil terlacak. Sedangkan pada 2025, jumlah lulusan yang terlacak mencapai sekitar 16 ribu orang dengan mayoritas telah bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan kuliah.
Untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja, Disdikbud Kalsel terus mendorong penguatan kerja sama antara sekolah dan dunia usaha serta dunia industri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memaksimalkan program magang agar peserta didik memiliki peluang lebih besar direkrut langsung oleh perusahaan setelah lulus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....