Kebakaran di Banjarmasin Barat Hanguskan 18 Ruang Kelas Muhammadiyah 1
- 04 Jun 2026 11:14 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Kebakaran terjadi di Jalan S Parman, Gang Kalimantan 1, Banjarmasin Barat, Rabu, Juni 2026 sekitar pukul 05.00 Wita.
- Sebanyak 18 ruang kelas milik MTs Muhammadiyah 1 dan MA Muhammadiyah 1 terdampak kebakaran.
- Pelaksanaan ulangan semester terpaksa dibatalkan akibat musibah tersebut.
- Pihak sekolah mempertimbangkan masjid sekolah sebagai lokasi alternatif pelaksanaan ulangan.
- Muhammadiyah berencana berkoordinasi untuk mencari solusi pemulihan kegiatan belajar mengajar.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kebakaran hebat yang melanda kawasan Jalan S Parman, Gang Kalimantan 1, Banjarmasin Barat pada Rabu, 3 Juni 2026, turut berdampak serius terhadap dunia pendidikan. Sedikitnya 18 ruang kelas di Kompleks Perguruan Muhammadiyah 1 hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 Wita tersebut.
Kepala Sekolah MA Muhammadiyah 1, Fatmawati, mengatakan bangunan yang terdampak meliputi ruang kelas MTs Muhammadiyah 1 dan MA Muhammadiyah 1. Selain itu, laboratorium komputer milik sekolah juga tidak dapat diselamatkan dari amukan si jago merah.
Akibat kejadian tersebut, pelaksanaan ulangan semester yang dijadwalkan berlangsung hari itu terpaksa dibatalkan. Pihak sekolah kini tengah mengupayakan berbagai alternatif agar kegiatan evaluasi belajar siswa tetap dapat dilaksanakan.
Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah memanfaatkan bangunan masjid sekolah yang selamat dari kebakaran sebagai lokasi sementara pelaksanaan ulangan. Untuk sementara waktu, seluruh siswa diliburkan hingga kondisi lingkungan sekolah dinyatakan aman untuk kegiatan belajar mengajar.
Pimpinan Cabang Muhammadiyah 1, Muhammad Yusuf, mengungkapkan kompleks sekolah yang telah berusia sekitar 60 tahun itu kehilangan banyak aset penting, mulai dari meja, kursi, hingga belasan unit komputer. Ia berharap pascakebakaran dapat dilakukan renovasi menyeluruh, sementara pihaknya segera berkoordinasi dengan jajaran pengurus untuk mencari solusi agar aktivitas pembelajaran dapat kembali berjalan normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....