Harga Beras Banjar Naik, Kelangkaan Benih Jadi Pemicu

  • 03 Jun 2026 07:44 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Harga beras Banjar di Banjarmasin naik Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per karung.
  • Beras jenis usang seperti Siam Arjuna, Unus Madu, dan Mayang mengalami kenaikan paling signifikan.
  • Harga eceran beras usang kini mencapai Rp15 ribu hingga Rp19 ribu per liter.
  • Harga benih Siam Unus naik dari sekitar Rp120 ribu menjadi Rp150 ribu per belek.
  • Kondisi ini dikhawatirkan memengaruhi pasokan dan harga beras Banjar dalam beberapa waktu ke depan.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Harga beras Banjar di sejumlah pasar tradisional Kota Banjarmasin mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Di Pasar Sentra Antasari, harga beras Banjar jenis usang naik sekitar Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per karung akibat terbatasnya stok dan tingginya biaya produksi di tingkat petani.

Salah seorang pegawai toko bahan pokok, Alfian, mengatakan kenaikan harga paling banyak terjadi pada beras Siam Arjuna, Unus Madu, dan Mayang. Di tingkat eceran, ketiga jenis beras tersebut kini dijual dengan harga antara Rp15 ribu hingga Rp19 ribu per liter, sedangkan harga beras hanyar atau baru masih relatif stabil di kisaran Rp11 ribu hingga Rp12 ribu per liter.

Kenaikan harga beras turut dipengaruhi mahalnya harga benih padi yang digunakan petani. Ketua Kelompok Tani Sekeluarga di kawasan Sungai Lulut Dalam, Ahmatsyah, menyebut harga benih Siam Unus yang sebelumnya sekitar Rp120 ribu per belek atau 6 kilogram kini meningkat menjadi Rp150 ribu per belek.

Menurut Ahmatsyah, keterbatasan stok benih terjadi karena banyak petani langsung menjual hasil panennya tanpa menyisihkan sebagian untuk benih. Kondisi tersebut diperparah minimnya fasilitas penyimpanan yang dimiliki petani sehingga pasokan benih menjadi semakin terbatas.

Ia mengkhawatirkan kenaikan harga benih dan terbatasnya stok akan berdampak pada harga beras di masa mendatang. Saat ini, harga beras Siam Unus di pasaran sudah berada pada kisaran Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per liter dan berpotensi terus meningkat apabila pasokan belum kembali normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....