Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Perkuat Karakter Pelajar

  • 01 Jun 2026 09:22 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Hari Lahir Pancasila 2026, pendidikan Pancasila, profil pelajar Pancasila, Reza Pahlepi, pendidikan karakter, pelajar Indonesia, nilai Pancasila, sekolah, toleransi, generasi muda
  • Mata pelajaran Pendidikan Pancasila menggantikan Pendidikan Kewarganegaraan sejak 2023–2024.
  • Sekolah dan guru memiliki peran penting dalam menanamkan nilai Pancasila melalui praktik nyata.
  • Pelajar menilai sikap toleransi, disiplin, dan kepedulian sosial harus menjadi kebiasaan sehari-hari.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari Lahir Pancasila menjadi momentum refleksi bagi dunia pendidikan untuk memperkuat penanaman nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran. Peringatan ini dinilai penting agar arah pendidikan nasional tetap berlandaskan karakter kebangsaan dan jati diri bangsa.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila secara lebih kuat dalam sistem pendidikan. Salah satunya melalui perubahan nomenklatur mata pelajaran dari Pendidikan Kewarganegaraan menjadi Pendidikan Pancasila pada tahun ajaran 2023–2024.

Kebijakan tersebut bertujuan agar Pancasila tidak hanya dipahami sebagai konsep atau teori, tetapi juga diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Dengan demikian, nilai-nilai dasar negara dapat diterapkan secara nyata dalam lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Pengamat pendidikan, Reza Pahlepi, menilai penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila merupakan langkah penting dalam membentuk generasi muda. Namun, menurutnya implementasi pendidikan Pancasila masih cenderung berfokus pada aspek kognitif dan hafalan sehingga belum sepenuhnya menyentuh praktik kehidupan sehari-hari siswa.

Sementara itu, salah seorang pelajar, Salsa Bila, menilai nilai-nilai Pancasila seperti toleransi, disiplin, saling menghormati, dan kepedulian sosial perlu terus diterapkan di tengah perkembangan zaman. Ia berharap Pancasila tidak hanya menjadi materi pembelajaran, tetapi juga menjadi kebiasaan yang tumbuh melalui keteladanan dan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....