Pemkot Banjarmasin Soroti Pengelolaan Limbah Kurban saat Iduladha

  • 29 Mei 2026 10:37 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Pengelolaan limbah kurban menjadi perhatian saat Iduladha 1447 Hijriah.
  • Limbah kurban yang tidak dikelola baik berpotensi mencemari lingkungan.
  • RPH Banjarmasin mengimbau penggunaan lubang resapan untuk darah hewan.
  • DLH Banjarmasin mengimbau pengurangan penggunaan kantong plastik saat pembagian daging kurban.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pengelolaan limbah kurban kembali menjadi sorotan penting pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Limbah pemotongan seperti darah, jeroan, isi perut, usus, hingga kotoran hewan kurban dinilai perlu ditangani dengan baik agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Kepala UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Banjarmasin, drh. Annang Dwijatmiko, mengatakan panitia kurban dapat menerapkan sejumlah langkah sederhana dalam mengelola limbah pemotongan hewan. Menurutnya, darah hewan kurban sebaiknya ditampung menggunakan wadah khusus atau dialirkan ke lubang resapan agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Sementara itu, limbah berupa kotoran hewan dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk organik. Annang menegaskan pengelolaan limbah yang tidak sesuai standar berpotensi menyebabkan pencemaran, terlebih masih ditemukan masyarakat yang membuang limbah kurban ke tempat pembuangan sampah, sungai, maupun kawasan permukiman warga.

Persoalan tersebut juga menjadi perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin. Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Marzuki, mengatakan pihaknya kembali menerbitkan surat edaran kepada panitia kurban terkait pengelolaan limbah pemotongan hewan.

Selain pengelolaan limbah, pengurangan penggunaan kantong plastik untuk pembagian daging kurban juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Marzuki menilai kesadaran panitia sangat menentukan keberhasilan pengurangan sampah saat Iduladha, mengingat produksi sampah organik dan rumah tangga di Banjarmasin biasanya meningkat signifikan pada momen tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....