Pemprov Kalsel Tingkatkan SDM lewat Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi
- 23 Mei 2026 12:25 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Program mencakup 5 kejuruan seperti kecantikan, menjahit, digital marketing, desain grafis, dan las.
- Pelatihan mengacu SKKNI dan diakhiri uji sertifikasi LSP.
- Program bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Sebanyak 80 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan mengikuti pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja berbasis kompetensi institusional APBD tahun 2026. Kegiatan ini digelar oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru.
Pelatihan tersebut dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Subhan Noor Yaumil. Berbagai program kejuruan yang disiapkan meliputi tata rias kecantikan, menjahit pakaian sesuai style, digital marketing, desain grafis, hingga teknik pengelasan.
Subhan Noor Yaumil mengatakan pelatihan berbasis kompetensi menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang. Hal ini dinilai penting di tengah kemajuan teknologi serta persaingan tenaga kerja yang semakin ketat.
Sementara itu, Kepala Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan, Fatmasari Said, menjelaskan bahwa pelatihan akan berlangsung selama 43 hari. Setelah itu, peserta akan mengikuti program pemagangan untuk memperkuat keterampilan di dunia kerja.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2026, tingkat pengangguran terbuka di Kalimantan Selatan berada pada angka 3,8 persen. Pemerintah daerah menilai peningkatan kualitas tenaga kerja tetap menjadi prioritas, sehingga program pelatihan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperluas peluang kerja masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....