Stok Terbatas, Harga Benih Padi di Banjarmasin Naik Tajam

  • 22 Mei 2026 07:36 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Petani Sungai Lulut Dalam khawatir kenaikan ini membebani biaya produksi.
  • Keterbatasan stok benih menjadi salah satu penyebab kenaikan harga.
  • Petani berharap harga benih kembali stabil untuk menjaga siklus pertanian.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kenaikan harga benih padi kini menjadi keresahan tersendiri bagi petani di kawasan Sungai Lulut Dalam, Banjarmasin Timur. Harga benih padi jenis Siam Unus yang menjadi andalan mayoritas petani di wilayah tersebut mengalami lonjakan cukup signifikan.

Sebelumnya, harga benih Siam Unus berada di kisaran Rp100 ribu per belek atau setara dengan 6 kilogram. Namun saat ini, harga benih tersebut naik menjadi sekitar Rp150 ribu per belek, sehingga menambah beban biaya bagi para petani.

Kondisi ini membuat petani khawatir karena akan berdampak pada meningkatnya biaya produksi. Salah seorang petani, Suryadi, mengaku keterbatasan modal juga berpengaruh pada hasil panen yang mereka peroleh. Ia bahkan menyebut hanya menyisakan beras dari hasil panen sebelumnya untuk kebutuhan konsumsi harian.

Sementara itu, Ketua kelompok tani sekeluarga, Ahmatsyah, menjelaskan lonjakan harga dipicu oleh keterbatasan stok benih padi di pasaran. Banyak petani disebut memilih langsung menjual hasil panen karena tidak memiliki fasilitas penyimpanan yang memadai.

Para petani berharap harga benih padi dapat kembali stabil ke depannya. Mereka menilai tingginya harga benih akan berdampak pada siklus pertanian secara keseluruhan, mulai dari biaya tanam hingga hasil produksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....