Pemko Banjarmasin Dorong Pembinaan Remaja Bermasalah lewat Barak Militer
- 20 Mei 2026 13:24 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Wacana pembinaan remaja bermasalah di barak militer mendapat dukungan orang tua.
- Pembinaan di Rindam disebut berfokus pada karakter dan kedisiplinan, bukan hukuman.
- Pemerintah berharap remaja mendapat pendidikan tanggung jawab dan kebangsaan.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Wacana Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mengirim remaja bermasalah hingga terlibat aksi gangster ke barak militer atau Rindam guna menjalani pembinaan karakter mendapat dukungan dari para orang tua. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyelamatkan generasi muda dari pergaulan bebas, kekerasan jalanan, hingga penyalahgunaan narkotika.
Dukungan itu dinilai sejalan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional 2026 yang mengusung tema menjaga ketahanan bangsa demi kedaulatan negara. Salah seorang warga Banjarmasin, Novre Gitayanti, mengaku prihatin dengan maraknya aksi tawuran dan kelompok gangster remaja yang belakangan kerap muncul di media sosial maupun di jalanan kota.
Menurutnya, pendekatan yang tegas namun tetap terarah dinilai lebih baik dibanding membiarkan anak-anak muda semakin terjerumus dalam lingkungan negatif. Ia berharap pembinaan tersebut dapat membentuk kedisiplinan serta memberikan efek jera bagi remaja yang terlibat kenakalan jalanan.
Sebelumnya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin, menjelaskan konsep barak militer yang dimaksud bukan sekadar hukuman, melainkan pembinaan karakter. Program tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta mental yang lebih kuat bagi para remaja.
Wacana pengiriman remaja bermasalah ke barak militer disebut sebagai salah satu langkah pembinaan karakter untuk menekan kenakalan remaja yang kini menjadi perhatian serius di Kota Banjarmasin. Selain pembentukan disiplin, para remaja juga diharapkan memperoleh pendidikan kebangsaan agar memahami tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....