Pasar Murah Diserbu Warga, Pemko Banjarmasin Tekan Dampak Kenaikan Harga Pangan
- 14 Mei 2026 09:36 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Pemko Banjarmasin menggelar pasar murah di Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh.
- Inflasi daerah April 2026 tercatat mencapai 3,62 persen.
- Pemko menggandeng Perum Bulog untuk memperluas pasar murah di lima kecamatan dan 52 kelurahan.
- Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR menegaskan pengendalian inflasi harus dirasakan langsung masyarakat.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Di tengah lonjakan harga pangan menjelang Hari Raya Iduladha, Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menggelar pasar murah di kawasan Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh, Rabu, 13 Mei 2026. Sejak pagi, ratusan warga tampak memadati lokasi sambil membawa tas belanja untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.
Kenaikan harga cabai, beras, minyak goreng, hingga gula pasir di pasaran membuat pasar murah menjadi harapan bagi masyarakat. Kondisi tersebut juga dipicu inflasi daerah pada April 2026 yang mencapai 3,62 persen sehingga mulai menekan daya beli warga.
Pemerintah Kota Banjarmasin pun menggandeng Perum Bulog untuk memperluas pelaksanaan pasar murah hingga menyasar lima kecamatan dan 52 kelurahan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok.
Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, menegaskan pengendalian inflasi tidak cukup hanya dibahas melalui rapat dan data statistik. Menurutnya, pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat melalui intervensi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya.
Selain fokus pada solusi jangka pendek, Pemko Banjarmasin juga mulai menyiapkan langkah jangka panjang melalui rencana pembagian bibit cabai kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap harga pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....