Hardiknas 2026, Ketimpangan Fasilitas Sekolah di Kalsel Jadi Sorotan

  • 04 Mei 2026 09:01 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Ketimpangan fasilitas sekolah di Kalsel masih terjadi.
  • Sekitar 800 sekolah dilaporkan mengalami kerusakan.
  • Data Dapodik dinilai perlu diperbarui secara rutin.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Ketimpangan sarana prasarana sekolah antara wilayah perkotaan dan pinggiran di Kalimantan Selatan masih menjadi sorotan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Perbedaan kualitas fasilitas pendidikan dinilai cukup kontras dan membutuhkan perhatian serius.

Pengamat Pendidikan, Reja Pahlevi, menyebut masih banyak ditemukan sekolah dengan kondisi bangunan tidak layak, terutama di wilayah pelosok. Berdasarkan data 2025, sedikitnya 800 sekolah di Kalsel mengalami kerusakan fisik mulai dari atap hingga lantai bangunan.

Kondisi tersebut semakin diperburuk dampak banjir yang terjadi pada awal 2026. Bencana ini menyebabkan sejumlah fasilitas pendidikan mengalami kerusakan lebih lanjut dan menimbulkan kekhawatiran di lingkungan sekolah.

Reja menekankan pentingnya pemutakhiran data melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) agar perbaikan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Ia juga mendorong pihak sekolah lebih aktif melaporkan kondisi infrastruktur secara berkala.

Salah satu potret nyata terlihat di SDN Sungai Lulut 3 Banjarmasin, di mana sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan lantai amblas pascabanjir. Pihak sekolah terpaksa mengosongkan ruang kelas demi keselamatan siswa, sementara perbaikan kini masih dalam tahap perencanaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....