Hari Ozon Sedunia 2026, “Global Action for a Cooler Planet”
- 16 Sep 2026 08:34 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Hari Ozon Sedunia diperingati setiap 16 September untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan lapisan ozon.
- Peringatan tahun 2026 mengusung tema 'Global Action for a Cooler Planet' yang menekankan aksi global untuk planet yang lebih sejuk.
- Hari Ozon Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada 19 Desember 1994 untuk memperingati penandatanganan Protokol Montreal pada 16 September 1987.
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Ozon Sedunia diperingati setiap 16 September untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan lapisan ozon. Peringatan tahun 2026 mengusung tema “Global Action for a Cooler Planet” atau aksi global untuk planet yang lebih sejuk.
Dikutip dari laman unep.org, Hari Ozon Sedunia ditetapkan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 19 Desember 1994. Tanggal 16 September dipilih untuk memperingati penandatanganan Protokol Montreal tentang Zat-Zat yang Merusak Lapisan Ozon pada 16 September 1987.
Tema Hari Ozon Sedunia 2026 menyoroti pentingnya pendinginan berkelanjutan dalam menghadapi kenaikan suhu global. UNEP menyebut tema tersebut sekaligus memperingati 10 tahun Amandemen Kigali yang diadopsi pada 2016 sebagai bagian dari Protokol Montreal.
Amandemen Kigali berfokus pada pengurangan penggunaan hidrofluorokarbon atau HFC yang merupakan gas rumah kaca dengan potensi pemanasan global tinggi. Upaya tersebut juga mendorong penggunaan teknologi pendingin yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan.
UNEP menjelaskan, Protokol Montreal menunjukkan bahwa kerja sama internasional dapat menghasilkan langkah nyata dalam melindungi lapisan ozon. Kesepakatan tersebut juga mendorong negara dan industri beralih menuju alternatif yang lebih aman dan berkelanjutan.
Peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap perlindungan lapisan ozon sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim. Pengembangan sistem pendinginan yang efisien dan berkelanjutan menjadi salah satu bagian penting dari upaya tersebut.
Sepuluh tahun setelah Amandemen Kigali, UNEP kembali menekankan pentingnya kerja sama negara, inovasi industri, dan kemitraan internasional. Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas akses terhadap teknologi pendinginan yang lebih efisien sekaligus mengurangi dampaknya terhadap iklim.
Melalui Hari Ozon Sedunia 2026, perlindungan lapisan ozon kembali ditempatkan sebagai bagian dari agenda lingkungan dan iklim global. Tema “Global Action for a Cooler Planet” mengajak berbagai pihak memperkuat tindakan bersama menuju sistem pendinginan yang lebih berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....