Hari Literasi Internasional, Kenali Sejarah dan Maknanya
- 07 Sep 2026 14:26 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Hari Literasi Internasional diperingati setiap 8 September untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya literasi dalam kehidupan, pendidikan, dan pembangunan.
- Peringatan Hari Literasi Internasional pertama kali dilaksanakan pada tahun 1967 berdasarkan inisiatif UNESCO.
- Setiap tahunnya, peringatan ini mengangkat tema yang berbeda untuk menekankan aspek-aspek berbeda dari literasi.
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Literasi Internasional diperingati setiap 8 September di berbagai negara untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya literasi. Momentum ini mendorong masyarakat memahami peran literasi dalam kehidupan, pendidikan, dan pembangunan.
Dikutip dari laman United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), Hari Literasi Internasional pertama kali diperingati pada 1967. Sejak saat itu, peringatan tersebut digelar setiap tahun dengan mengangkat tema yang berbeda.
Laman resmi UNESCO menjelaskan, literasi merupakan hak asasi manusia sekaligus landasan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan. Literasi juga mendukung pembentukan nilai, sikap, dan perilaku untuk menumbuhkan budaya perdamaian yang berkelanjutan.
Literasi turut mendorong penghormatan terhadap kesetaraan dan nondiskriminasi, supremasi hukum, solidaritas, keadilan, keberagaman, serta toleransi. Kemampuan tersebut juga berperan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan.
Pembahasan mengenai persoalan literasi di tingkat internasional telah berlangsung sebelum penetapan Hari Literasi Internasional. Salah satunya melalui World Conference of Ministers of Education on the Eradication of Illiteracy yang digelar pada 1965 di Teheran, Iran.
Setahun kemudian, UNESCO mencetuskan Hari Literasi Internasional sebagai momentum untuk mengingatkan pembuat kebijakan, praktisi, dan masyarakat mengenai pentingnya literasi. Langkah tersebut diarahkan untuk mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera melalui peningkatan kemampuan literasi.
Hari Literasi Internasional kemudian pertama kali diperingati pada 1967. Sejak saat itu, UNESCO bersama pemerintah, sekolah, dan masyarakat di berbagai negara menggelar berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan literasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....