Hari Pramuka ke-65, Makna Logo dan Tema 2026
- 13 Agt 2026 07:09 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Hari Pramuka ke-65 dirayakan pada 14 Agustus 2026 dengan tema 'Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045'.
- Logo resmi Hari Pramuka ke-65 diluncurkan untuk mencerminkan semangat pembaruan dan menunjukkan Gerakan Pramuka sebagai organisasi yang tangguh, adaptif, dan berwawasan lingkungan.
- Pramuka berkomitmen berkontribusi dalam membangun kemandirian bangsa dan menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Pramuka ke-65 diperingati pada 14 Agustus 2026 dengan tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Peringatan tahun ini juga ditandai peluncuran logo resmi yang mencerminkan semangat pembaruan Gerakan Pramuka dalam menghadapi tantangan masa depan.
Dilansir dari laman pramuka.or.id, logo Hari Pramuka ke-65 menggambarkan Gerakan Pramuka sebagai organisasi yang tangguh, adaptif, dan berwawasan lingkungan. Logo tersebut sekaligus menegaskan kesiapan Pramuka berkontribusi dalam membangun kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Secara visual, angka “65” menggunakan garis melengkung yang menyerupai aliran air dan kepak sayap. Bentuk tersebut melambangkan fleksibilitas, dinamika pergerakan, serta semangat progresif Gerakan Pramuka untuk terus berkembang mengikuti perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar kepramukaan.
Logo tersebut juga memuat tunas kelapa sebagai salah satu identitas utama Gerakan Pramuka. Simbol ini menggambarkan anggota Pramuka sebagai tunas bangsa yang tangguh, bermanfaat, serta mampu tumbuh dan beradaptasi dalam berbagai kondisi.
Selain itu, terdapat lingkaran kepramukaan dunia yang menegaskan bahwa Pramuka Indonesia merupakan bagian dari persaudaraan kepanduan global. Unsur tersebut juga mencerminkan keterlibatan Gerakan Pramuka Indonesia dalam gerakan kepanduan internasional.
Penggunaan warna dalam logo turut memperkuat pesan yang disampaikan. Warna merah dan putih melambangkan keberanian, kesucian, serta jati diri bangsa, warna emas mencerminkan kejayaan dan optimisme menuju Indonesia Emas 2045, sedangkan hijau toska menggambarkan semangat pembaruan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045” memuat tiga pesan utama. Memantapkan langkah organisasi mencerminkan transformasi menuju organisasi yang modern dan profesional, mendukung swasembada pangan menjadi bentuk pengabdian dalam memperkuat ketahanan pangan, sedangkan Indonesia Emas 2045 menegaskan peran Pramuka dalam menyiapkan generasi muda sebagai pemimpin masa depan.
Gerakan Pramuka diperkenalkan secara resmi pada 14 Agustus 1961 sebagai organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia. Nama Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yang berarti orang muda yang suka berkarya, sedangkan pengelolaan organisasi di tingkat nasional berada di bawah Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....