Banjarmasin Diselimuti Kabut Asap Karhutla
- 08 Agt 2026 18:02 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti sejumlah wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya pada Sabtu sore. Berdasarkan pantauan RRI, kabut asap terlihat di kawasan perbatasan Kota Banjarmasin dan sejumlah wilayah di sekitarnya.
Kondisi tersebut membuat udara tampak berkabut dan menimbulkan bau asap yang cukup terasa. Warga yang berada di luar rumah mengaku harus menghadapi kondisi udara yang kurang nyaman, terutama karena aroma asap dan gangguan saat bernapas.
Salah seorang warga, Marisa, mengatakan kabut asap yang muncul cukup mengganggu pernapasan. Selain itu, bau asap juga terasa ketika berada di luar ruangan.
“Terasa mengganggu saat bernapas, apalagi ada bau asap,” ujar Marisa.
Keluhan serupa disampaikan Ani. Menurutnya, keberadaan kabut asap membuat aktivitas masyarakat menjadi kurang nyaman, khususnya bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah.
“Cukup mengganggu aktivitas, apalagi kalau berada di luar,” katanya.
Kondisi ini menambah kekhawatiran masyarakat terhadap dampak kabut asap bagi kesehatan. Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan telah mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap muncul serta menggunakan masker sebagai upaya mengurangi paparan asap.
Imbauan tersebut menjadi penting mengingat paparan kabut asap dapat berdampak terhadap kesehatan pernapasan. Data Dinas Kesehatan Kalsel menunjukkan kasus ISPA hingga Juli 2026 mencapai 7.995 kasus, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan, diimbau meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di luar ruangan saat kondisi kabut asap semakin pekat.
Warga juga diharapkan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah serta segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami gangguan pernapasan yang semakin berat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....