Bungas Barakat Community Dorong Perempuan Muda Berkembang dan Peduli Sosial
- 31 Jul 2026 08:38 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Bungas Barakat Community (BBC) hadir sebagai wadah bagi perempuan muda di Kalimantan Selatan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat edukatif dan sosial.
Hal tersebut disampaikan Anggota Divisi Acara Bungas Barakat Community, Raudhatul Zannah, saat menjadi narasumber dalam program Ngobrol Bareng Komunitas pada Kamis, 23 Juli 2026.
Raudhatul menjelaskan, Bungas Barakat Community mengusung tiga nilai utama, yakni Beauty, Brain, dan Behavior. Ketiga nilai tersebut menjadi landasan dalam membentuk perempuan muda yang tidak hanya berpenampilan baik, tetapi juga memiliki wawasan luas, karakter positif, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Bungas secara bahasa general itu cantik dan charming, komunitas ini dibentuk dari Juli 2025 kemarin dan mulai aktif dibulan oktober.” Raudhatul.
Raudatul juga mengatakan pengalaman kegiatan mereka pertama kali berkunjung ke panti jompo, hal ini sungguh berkesan.
“Tujuan kami berkunjung ke panti jompo agar menjadi komunitas yang bermanfaat untuk masyarakat,” ucapnya.
Raudhatul mengatakan Bungas Barakat Community tidak hanya berfokus pada pemberdayaan perempuan muda, tetapi juga aktif menumbuhkan kepedulian sosial. Kegiatan komunitas ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa, remaja, hingga anak-anak, termasuk anak-anak yang tinggal di panti asuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Menurut Raudhatul, Bungas Barakat Community dibentuk sebagai respons atas masih maraknya kasus pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan, baik secara verbal maupun nonverbal. Kondisi tersebut mendorong lahirnya komunitas yang dapat menjadi ruang aman bagi perempuan untuk saling menguatkan dan berani menyuarakan pengalaman yang mereka alami.
"Bungas Barakat Community dibentuk karena melihat masih banyaknya kasus pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan, baik verbal maupun nonverbal. Kami ingin menjadi wadah agar perempuan memiliki keberanian untuk menyuarakan hak-haknya dan tidak lagi merasa takut atau sendiri ketika mengalami pelecehan maupun tindakan yang membuat mereka merasa tidak aman," ujar Raudhatul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....