Berbagi Ilmu Membangun Banua
- 21 Jul 2026 06:55 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID - Banjarmasin : Banua Mengajar, gerakan pendidikan gratis bagi anak-anak panti asuhan, memiliki sejumlah relawan pengajar yang dibekali pelatihan sebelum terjun ke lapangan. Pembekalan tersebut diberikan oleh para mentor Banua Mengajar untuk meningkatkan kemampuan relawan dalam menyampaikan materi pembelajaran secara efektif.
Dalam sesi pembekalan, mentor Erini Junita Sari menyampaikan materi mengenai metode dan strategi pembelajaran yang efektif bagi anak-anak panti asuhan. Sementara itu, mentor Nikmah Hariyati berbagi pengalaman tentang pendekatan mengajar yang interaktif serta disesuaikan dengan karakteristik peserta didik.
Pembekalan tersebut menjadi bekal penting bagi para relawan untuk menciptakan suasana belajar yang positif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak panti asuhan. Hal ini disampaikan oleh pengajar Banua Mengajar, Dhea Qistina, S.Ds., dalam kegiatan Ngobrol Bareng Komunitas yang digelar pada Kamis, 9 Juli 2026.
“Program Banua Mengajar batch 1 ini didukung oleh empat tutor yang telah melalui proses seleksi, yaitu dr. Hairu Ramadhaniah, Muhammad Ryas Rasyad Fadillah, saya sendiri Dhea Qistina, S.Ds., dan Reza Pratama. Materi pembelajaran difokuskan pada kemampuan dasar Bahasa Inggris, seperti kosakata sehari-hari, percakapan sederhana, dan pelafalan.” ujar Dhea.
Wakil Koordinator, Mentor dan Pengajar di Banua Mengajar, Erini Junita, B.A. (Hons)., M.Sc. mengatakan proses belajar dikemas secara kreatif melalui permainan edukatif, diskusi, serta praktik langsung agar materi lebih mudah dipahami dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Dalam program NGOBRAS, Banua Mengajar juga membagikan kisah perjalanan Batch 1, mulai dari proses pembentukan tim hingga komitmen untuk menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang inklusif, mudah diakses, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi setiap peserta.” Ujarnya Erini.
Founder & Koordinator Banua Mengajar, Noor Aprian Rachmatian, M.Pd., mengatakan Lebih dari sekadar meningkatkan kemampuan akademik, Banua Mengajar berharap dapat menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian untuk berkomunikasi, semangat belajar, serta membuka wawasan anak-anak terhadap peluang pendidikan dan dunia internasional.
“Ke depan, komunitas ini juga berharap dapat menginspirasi semakin banyak masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan kerelawanan dan bersama-sama menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan melalui pendidikan.” ujar Aprian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....