Hindari Tamak Demi Hidup Tenang dan Berkah

  • 08 Jun 2026 07:12 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Tamak membuat seseorang tidak pernah merasa cukup dengan nikmat yang dimiliki
  • Ketamakan dapat mendorong seseorang menghalalkan berbagai cara demi harta dan kedudukan
  • Islam mengajarkan syukur, qanaah, zakat, dan sedekah sebagai benteng dari sifat tamak

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Sifat tamak menjadi salah satu penyakit hati yang dapat merusak ketenangan hidup dan kualitas keimanan seseorang. Hal itu disampaikan Akademisi UIN Antasari, Dr. Suraijiah, M.Pd dalam Kuliah Subuh RRI Pro1 Banjarmasin, Senin 8 Juni 2026.

Menurutnya, tamak bukan sekadar keinginan memiliki harta yang banyak, tetapi juga ketergantungan hati kepada selain Allah SWT. Kondisi ini membuat seseorang terus merasa kurang meskipun telah memperoleh berbagai kenikmatan dunia.

“Sifat tamak adalah ketika hati bergantung kepada selain Allah dan selalu menginginkan sesuatu yang belum dimiliki,” ujarnya. “Akibatnya seseorang mudah meminta pengakuan, pujian, bahkan takut terhadap penilaian manusia.”

Dosen UIN Antasari yang akrab disapai Surai ini menjelaskan bahwa orang yang tamak cenderung sibuk mengejar urusan dunia tanpa batas. Dikatakan, Al-Qur'an dalam Surah At-Takatsur juga mengingatkan bahwa berlomba-lomba memperbanyak harta dapat melalaikan manusia hingga akhir hayat.

“Orang yang tamak tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah Allah berikan. Bahkan ada yang menghalalkan berbagai cara demi mendapatkan harta atau kedudukan yang diinginkan," kata Surai.

Ciri-ciri tamak, kata Surai antara lain selalu merasa kurang, terlalu mencintai harta, bersikap kikir, dan menilai segala sesuatu berdasarkan materi. Sifat tersebut dapat merusak hubungan sosial sekaligus menggerus nilai-nilai keagamaan dalam diri seseorang.

“Karena itu, perkuat iman, biasakan bersyukur, hidup sederhana, serta gemar bersedekah agar hati terhindar dari ketamakan,” ucapnya. “Semakin dekat seseorang kepada Allah, semakin mudah ia merasa cukup dengan apa yang dimiliki.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....