Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Indonesia Gaungkan “Saatnya Beraksi untuk Iklim"

  • 04 Jun 2026 10:16 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap 5 Juni sejak ditetapkan PBB pada 1972.
  • Tema global 2026 adalah “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” dengan kampanye #NowForClimate.
  • Indonesia mengusung tema nasional “Saatnya Beraksi untuk Iklim”.
  • Hari Lingkungan Hidup 2026 menekankan kolaborasi lintas sektor dan penerapan solusi hijau berkelanjutan.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap 5 Juni sebagai momentum global yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak 1972 untuk meningkatkan kesadaran perlindungan lingkungan. Peringatan ini menegaskan urgensi respons kolektif atas krisis bumi, meliputi perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi yang mengancam keberlanjutan.

Dilansir dari kemenlh.go.id, pada 2026 dunia mengusung tema “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” yang diperkuat melalui kampanye #NowForClimate. Tema tersebut menekankan pentingnya solusi berbasis alam serta inovasi teknologi hijau dalam mengurangi dampak perubahan iklim secara global.

Sejalan dengan agenda internasional tersebut, Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup menetapkan tema nasional “Saatnya Beraksi untuk Iklim”. Tema ini menjadi dorongan untuk memperkuat aksi nyata masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim secara berkelanjutan.

Pemerintah juga menginternalisasi nilai pelestarian lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI yang mencakup Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Gerakan ini diarahkan untuk menjadikan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat sehari-hari.

Transformasi perilaku lingkungan diharapkan dimulai dari unit sosial terkecil, seperti keluarga, rukun tetangga, dan komunitas lokal. Pendekatan ini diyakini mampu mempercepat perubahan pola pikir dan tindakan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Perubahan besar di tingkat global selalu berawal dari aksi kecil yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Upaya ini mencakup pengurangan emisi, pengelolaan sampah, serta adaptasi terhadap dampak perubahan iklim.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 juga menjadi sarana penguatan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat secara luas. Pendekatan ini dilakukan melalui sinergi multiaktor dan multilevel, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup 2026 diarahkan untuk memperkuat implementasi solusi hijau yang berkelanjutan dan terukur. Dengan demikian, upaya pelestarian lingkungan diharapkan tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi gerakan kolektif yang berkelanjutan bagi masa depan bumi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....