Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Begini Sejarahnya
- 28 Mei 2026 10:04 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) diperingati setiap 29 Mei di Indonesia.
- HLUN 2026 mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”.
- Tema menekankan kesehatan, kemandirian, dan peran aktif lansia.
- HLUN memiliki sejarah dari peran Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat dalam BPUPKI 1945.
- Peringatan resmi HLUN dicanangkan Presiden RI pada 29 Mei 1996 di Semarang.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) diperingati setiap 29 Mei. Tahun ini mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” yang menekankan pentingnya kesehatan, kemandirian, serta peran aktif lanjut usia di tengah meningkatnya jumlah penduduk lansia di Indonesia.
Mengutip situs resmi Kementerian Sosial, sejarah HLUN berawal dari peran Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat saat memimpin sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei 1945. Sebagai anggota tertua dalam sidang tersebut, ia dikenal memiliki kearifan dan gagasan penting mengenai dasar filosofis negara.
Tanggal 29 Mei kemudian ditetapkan sebagai Hari Lanjut Usia Nasional. Peringatan HLUN secara resmi dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia pada 29 Mei 1996 di Semarang, Jawa Tengah.
Momentum peringatan ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup lanjut usia di Indonesia. Pemerintah juga mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung lansia agar tetap sehat, aktif, dan produktif.
Merujuk Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, pembangunan kesejahteraan sosial diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa lansia memiliki pengalaman, keahlian, dan kearifan yang dapat berkontribusi bagi pembangunan nasional.
Perhatian pemerintah terhadap kelompok lanjut usia juga diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan. Kebijakan tersebut mendorong kementerian dan lembaga untuk mewujudkan lansia yang sejahtera, mandiri, sehat, dan bermartabat.
Melalui peringatan HLUN 2026, masyarakat diharapkan semakin menghargai peran serta kontribusi para lansia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Momentum ini juga menjadi pengingat pentingnya membangun lingkungan yang ramah dan inklusif bagi lanjut usia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....