Misi Turunnya Nabi Isa AS di Akhir Zaman

  • 16 Mei 2026 12:26 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pembahasan mengenai wafat dan kedudukan Nabi Isa AS menjadi tema utama dalam siaran “Kuliah Subuh” di Pro 1 RRI Banjarmasin, Jumat, 15 Mei 2016. Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Dr. H. M. Abduh Amrie, MA., menjelaskan bahwa berdasarkan Al-Qur'an dan hadits shahih, Nabi Isa AS tidak dibunuh maupun disalib oleh kaum kafir. Menurut ajaran Islam, Nabi Isa AS diangkat langsung oleh Allah SWT ke hadirat-Nya.

Ustadz Abduh merujuk pada Surah An-Nisa ayat 157–158 yang menerangkan bahwa sosok yang disalib pada masa itu bukanlah Nabi Isa AS, melainkan seseorang yang wajahnya diserupakan dengan beliau. Penjelasan tersebut disampaikan untuk meluruskan pemahaman umat terkait kisah Nabi Isa AS dalam perspektif Islam.

"Islam meluruskan sejarah ini. Nabi Isa diselamatkan oleh Allah dengan cara diangkat ke langit. Dan tugas beliau di dunia belum sepenuhnya usai," ujar Ustadz Abduh.

Misi Menghancurkan Dajjal jadi Substansi tajam saat Ustadz Abduh membedah eskatologi Islam mengenai peran Nabi Isa AS menjelang hari kiamat. Berdasarkan Hadits Riwayat Abu Dawud yang bersumber dari sahabat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW mengabarkan bahwa Nabi Isa akan turun kembali ke bumi sebagai hakim yang adil untuk membela Islam.

"Di zaman turunnya Nabi Isa nanti, Allah SWT akan menghapuskan semua agama kecuali Islam. Beliau akan hidup dan memimpin di bumi selama 40 tahun. Setelah wafat, kaum muslimin pulalah yang akan menyembahyangkan jenazahnya secara syariat Islam," ucapnya.

Melalui momentum siaran ini, ustaz Abduh mengajak masyarakat untuk memperkuat literasi keagamaan dan menjaga kemurnian akidah berdasarkan rujukan Al-Qur'an dan Hadits yang akurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....